Here's The Mail It Never Fails

Every day when I log onto Outlook at work, there is a message from the Quarantine Center. This is the place where spam and junk mail is routed. (Although considering the amount of spam and junk that makes it through, I’m not sure what the routing rules are.) There are little icons by each piece of mail to tell you why it got sent to Quarantine – a gift-wrapped package for special offers, a letter for bulk email, XXX for sexually explicit mail, etc. And here I have some questions as well. Like, why is Natuarl Large Breasted Teen Fucks listed as a special offer and not sexually explicit? (And yes, all spelling is taken from the email titles as is.) Why is The Larger the Better bulk mail and Pen!S Enhancement sexually explicit? And don’t get me started on viagra cialis online pharmacy pharmacy. (Well, I guess that depends on what you want to do with me after you get me started on Viagra. But I digress.) It Only Takes A Few Moments To Order Viagra is sexually explicit, Viagra At $1.59 Per Dose is bulk mail, and Viagra Works For Men Of All Ages a special offer. Can we get some consistency here people? I mean, if, if I say, I want to delete out all the bulk mail and special offers so I can concentrate on sexually explicit, I don’t want to worry that I’ve missed out on a natural large breasted teen who fucks. Although come to think of it, that is kind of a special offer. But still. If I am looking for busty girls, and I do an XXX sort, I’ll get the Sweet Busty Girl Getting A Loud Orgasm but miss out on the Busty Teen Brunette Fucked On Campus and Nasty Busty Girl Cumshooted. And that’s just not right.

I was going to end it there, and let that be the post. I think it’s funny, it plays on an image I sometimes cultivate, and it works. It’s not a true image, of course, and I would never consider opening a sexually explicit email at work. I like, and need, my job. But then, as I was deleting the emails in the Quarantine Center, I came across one that was so tempting to open. So tempting. Here’s the header, and the ellipse at the end is part of it:

If Your Penis Is Smaller Than Your Wife’s…

Now tell me that isn’t a tough to resist opening line. I mean, don’t you want to know how it ends? Your wife’s what? Your wife’s penis? Point one, can you consider her your wife if she has a penis? Point two, is she really hanging around your life if your penis is smaller than hers, unless she has a really huge one, in which case we are back to point one. This, my friends, is quality marketing. When you get someone totally uninterested in your product wondering what your ad pitch is, you’re onto something. Bravo, I say. Bravo.

Ekstrak Bahan Alam sebagai Alternatif Inhibitor Korosi



"Back to Nature (kembali ke alam)" merupakan istilah yang digunakan oleh banyak orang, agar masyarakat kembali memanfaatkan bahan-bahan kimia yang telah disediakan oleh alam dan bukan bahan sintetis. Trend back to nature ini didasarkan oleh berbagai kekurangan, keamanan, dan bahaya kesehatan dari penggunaan yang terus menerus dari bahan kimia sintetis. Contoh sederhananya adalah dalam bidang pertanian, dimana banyak petani dan konsumen lebih memilih hasil pertanian yang dipupuk dengan mengunakan pupuk alami (kompos/kotoran ternak) dibandingkan dengan pupuk sintetis. Contoh-contoh lainnya adalah penggunaan plastik, dimana sekarang sedang digalakkan pencarian bahan baku plastik alami (biopolimer) yang diharapkan dapat menggantikan peranan plastik sintetis yang bersifat nonbiodegradable dan tidak ramah lingkungan. Begitupun dengan zat aditif makanan (alami dan sintetis), soft drink, dan lain-lain.

Istilah back to nature juga berlaku dalam aplikasinya dibidang kimia korosi. Tetapi sebelum meninjau lebih jauh aplikasinya, mungkin penulis akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu korosi dan cheap viagra.

Korosi atau secara awam dikenal sebagai pengkaratan merupakan suatu peristiwa kerusakan atau penurunan kualitas suatu bahan logam yang disebabkan oleh terjadi reaksi dengan lingkungan. Biasanya proses korosi logam berlangsung secara elektrokimia yang terjadi secara simultan pada daerah anoda dan katoda yang membentuk rangkaian arus listrik tertutup. Proses pencegahan korosi dapat dilakukan, diantaranya dengan pelapisan pada permukaan logam, perlindungan katodik, penambahan cheap cialis korosi dan lain-lain. Sejauh ini, penggunaan inhibitor merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah korosi, karena biayanya yang relatif murah dan prosesnya yang sederhana.

Inhibitor korosi sendiri didefinisikan sebagai suatu zat yang apabila ditambahkan dalam jumlah sedikit ke dalam lingkungan akan menurunkan serangan korosi lingkungan terhadap logam. Umumnya inhibitor korosi berasal dari senyawa-senyawa organik dan anorganik yang mengandung gugus-gugus yang memiliki pasangan elektron bebas, seperti nitrit, kromat, fospat, urea, fenilalanin, imidazolin, dan senyawa-senyawa amina. Namun demikian, pada kenyataannya bahwa bahan kimia sintesis ini merupakan bahan kimia yang berbahaya, harganya lumayan mahal, dan tidak ramah lingkungan, maka sering industri-industri kecil dan menengah jarang menggunakan inhibitor pada sistem pendingin, sistem pemipaan, dan sistem pengolahan air produksi mereka, untuk melindungi besi/baja dari serangan korosi. Untuk itu penggunaan inhibitor yang aman, mudah didapatkan, bersifat biodegradable, biaya murah, dan ramah lingkungan sangatlah diperlukan.

Bahan Alam sebagai Alternatif Inhibitor

Salah satu alternatifnya adalah ekstrak bahan alam khususnya senyawa yang mengandung atom N, O, P, S, dan atom-atom yang memiliki pasangan elektron bebas. Unsur-unsur yang mengandung pasangan elektron bebas ini nantinya dapat berfungsi sebagai ligan yang akan membentuk senyawa kompleks dengan logam. Dari beberapa hasil penelitian seperti Fraunhofer (1996), diketahui bahwa ekstrak daun tembakau, teh dan kopi dapat efektif sebagai inhibitor pada sampel logam besi, tembaga, dan alumunium dalam medium larutan garam. Keefektifan ini diduga karena ekstrak daun tembakau, teh, dan kopi memiliki unsur nitrogen yang berfungsi sebagai pendonor elektron terhadap logam Fe2+ untuk membentuk senyawa kompleks.

Sudrajat dan Ilim (2006) juga mengemukakan bahwa ekstrak daun tembakau, lidah buaya, daun pepaya, daun teh, dan kopi dapat efektif menurunkan laju korosi mild steel dalam medium air laut buatan yang jenuh CO2. Efektivitas ekstrak bahan alam sebagai inhibitor korosi tidak terlepas dari kandungan nitrogen yang terdapat dalam senyawaan kimianya seperti daun tembakau yang mengandung senyawa-senyawa kimia antara lain nikotin, hidrazin, alanin, quinolin, anilin, piridin, amina, dan lain-lain (Reynolds, 1994). Lidah buaya mengandung aloin, aloenin, aloesin dan asam amino. Daun pepaya mengandung N-asetil-glukosaminida, benzil isotiosianat, asam amino (Andrade et al., 1943). Sedangkan daun teh dan kopi banyak mengandung senyawa kafein dimana kafein dari daun teh lebih banyak dibandingkan kopi.

Mekanisme Proteksi
Mekanisme proteksi ekstrak bahan alam terhadap besi/baja dari serangan korosi diperkirakan hampir sama dengan mekanisme proteksi oleh inhibitor organik. Reaksi yang terjadi antara logam Fe2+ dengan medium korosif seperti CO2 diperkirakan menghasilkan FeCO3, oksidasi lanjutan menghasilkan Fe2(CO3)3 dan reaksi antara Fe2+ dengan inhibitor ekstrak bahan alam menghasilkan senyawa kompleks. Inhibitor ekstrak bahan alam yang mengandung nitrogen mendonorkan sepasang elektronnya pada permukaan logam mild steel ketika ion Fe2+ terdifusi ke dalam larutan elektrolit, reaksinya adalah Fe -> Fe2+ + 2e- (melepaskan elektron) dan Fe2+ + 2e- -> Fe (menerima elektron).





Produk yang terbentuk di atas mempunyai kestabilan yang tinggi dibanding dengan Fe saja, sehingga sampel besi/baja yang diberikan inhibitor ekstrak bahan alam akan lebih tahan (ter-proteksi) terhadap korosi. Contoh lainnya, dapat juga dilihat dari struktur senyawa nikotin dan kafein yang terdapat dalam ekstrak daun tembakau, teh, dan kopi, dimana kafein dan nikotin yang mengandung gugus atom nitrogen akan menyumbangkan pasangan elektron bebasnya untuk mendonorkan elektron pada logam Fe2+ sehingga terbentuk senyawa kompleks dengan mekanisme yang sama seperti diatas.



Sexual Health Medicine-1

cheap cialis Viagra (Sildenafil) was approved by the Food and Drug administration (FDA) in 1998 and was the first drug for the treatment of erectile dysfunction. Given as an oral medication, 9 tablets are dispensed every second worldwide and Pfizer, the manufacturer of the drug says that millions of men have been helped to improve their sex lives. Impotence, or erectile dysfunction, is a problem that affects most men at some time in their lives. Viagra is a drug for those whose problem is not resolving in the short term and who have been advised by their doctor that it is a safe drug for them to try.





How Viagra Works

Originally studied for the use in people with high blood pressure and cardiac problems the drug was found to have a very interesting side effect. Viagra increases the blood flow to the penis and enables a man to maintain an erection for at least 4 hours. It only works if the man is sexually stimulated so will not cause an erection by just taking the pill.





Cost Viagra

Viagra costs about anywhere from $5 dollars per pill, but market forces and source can vary the price considerably.





How to take it

The medication is taken in pill form by mouth. One Viagra tablet can be taken in 24 hours, it will usually work within 30 minutes to 1 hour and lasts about 4 hours.





Common side effects

The most common side effects are headache, facial flushing, dizziness, visual problems such as blurred vision, bluish vision and sensitivity to light, nasal congestion, an upset stomach.





Viagra can be dangerous

Do not take Viagra if you use nitrate drugs. These types of drugs used to treat cardiac problems such as angina can if used in combination with Viagra cause the blood pressure to drop to unsafe, sometimes life threatening levels.





People with cardiac problems, anatomical malformations of the penis such as Peyronie's disease, men with a predisposition to prolonged erections caused by sickle cell anemia, multiple myeloma (a form of cancer), leukemia, liver problems (especially severe liver disorders), kidney problems and people taking certain medications used for HIV or those over 65 should NEVER take the drug unless prescribed by a medical practioner. Deaths have occurred during sexual activity in men using the drug.





Viagra is one of the medications that has revolutionized the treatment of erectile dysfunction. It has allowed those who