Tebing atau jurang adalah formasi bebatuan yang menjulang secara vertikal. Tebing terbentuk akibat dari erosi. Tebing umumnya ditemukan di daerah pantai, pegunungan dan sepanjang sungai. Tebing umumnya dibentuk oleh bebatuan yang tahan terhadap proses erosi dan cuaca.[1] Proses erosi terjadi akibat pukulan air hujan yang lebih besar dari daya tahan tanah yang selanjutnya menghancurkan agregat tanah. Butiran agregat tanah akan menyumbat pori-pori tanah, sehingga menurunkan kapasitas menyerapan air oleh tanah. Kondisi ini menyebabkan limpasan permukaan yang kemudian dapat mengikis dan mengangkut partikel tanah yang telah hancur.[2]

Tebing Moher di Irlandia.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. Society, National Geographic (2013-03-04). "cliff". National Geographic Society (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-30.
  2. Hermawan, Chitra (Februari 2020). "ANALISIS PERHITUNGAN TRANSPORT SEDIMENT PADA HULU WADUK WONOGIRI". JPS. 2 (1): 84–114.