Simvastatin

senyawa kimia

Simvastatin adalah jenis obat yang berfungsi untuk menurunkan kolesterol yang memiliki efek samping berupa meningkatnya timbulnya katarak atau malah memperburuk keadaan katarak bagi penderitanya.

Simvastatin
Data klinis
Pengucapan/ˈsɪmvəstætɪn/
Nama dagangSelvim, Sinova, Corvatas, Valemia, Zocor, lainnya
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa692030
License data
Kategori
kehamilan
  • AU: D
    Rute
    pemberian
    Lewat mulut
    Kode ATC
    Status hukum
    Status hukum
    • AU: S4 (Prescription only)
    • UK: Obat farmasi Ketika ≤10 mg/hari, obat preskripsi ketika >10 mg/hari.
    • US: -only
    Data farmakokinetika
    Bioavailabilitas5%
    Pengikatan protein95%
    MetabolismeHepatik (CYP3A4)
    Waktu paruh eliminasi2 jam untuk simvastatin dan 1,9 jam untuk asam simvastatin
    EkskresiRenal 13%, feses 60%
    Pengenal
    • (1S,3R,7S,8S,8aR)-8-{2-[(2R,4R)-4-hidroksi-6-oksotetrahidro-2H-piran-2-il]etil}-3,7-dimetil-1,2,3,7,8,8a-heksahidronaftalen-1-il 2,2-dimetilbutanoat
    Nomor CAS
    PubChem CID
    IUPHAR/BPS
    DrugBank
    ChemSpider
    UNII
    KEGG
    ChEBI
    ChEMBL
    CompTox Dashboard (EPA)
    ECHA InfoCard100.115.749 Sunting di Wikidata
    Data sifat kimia dan fisik
    RumusC25H38O5
    Massa molar418.566 g/mol
    Model 3D (JSmol)
    • O=C(O[C@@H]1[C@H]3C(=C/[C@H](C)C1)\C=C/[C@@H]([C@@H]3CC[C@H]2OC(=O)C[C@H](O)C2)C)C(C)(C)CC
    • InChI=1S/C25H38O5/c1-6-25(4,5)24(28)30-21-12-15(2)11-17-8-7-16(3)20(23(17)21)10-9-19-13-18(26)14-22(27)29-19/h7-8,11,15-16,18-21,23,26H,6,9-10,12-14H2,1-5H3/t15-,16-,18+,19+,20-,21-,23-/m0/s1 checkY
    • Key:RYMZZMVNJRMUDD-HGQWONQESA-N checkY
      (verify)

    Simvastatin merupakan inhibitor kompetitif kuat dari 3-hidroksi-3-methylglutaryl coenzyme A reduktase (HMG-CoA reduktase), enzim yang mengkatalisis langkah awal dan pembatas laju biosintesis kolesterol. Obat ini mengurangi kolesterol total, kolesterol LDL dan trigliserida dan meningkatkan kadar kolesterol HDL.[1]

    Simvastatin adalah senyawa turunan Lovastatin, yang mempunyai rumus molekul C25-H38-O5 dan berat molekul 418.57.[2] Diserap dengan baik dari saluran pencernaan (85%, memiliki bioavailabilitas: <5%, dan Waktu untuk mencapai konsentrasi plasma puncak sekitar 1-2 jam.[1]

    Indikasi

    sunting

    Simvastatin digunakan sebagai obat penurun kolesterol tinggi. Oleh karena fungsinya ini, juga berguna untuk mencegah risiko seseorang terkena penyakit-penyakit kardiovaskular semisal stroke atau serangan jantung.

    Di antara sekian banyak jenis obat penurun kolesterol, obat-obat golongan statin (termasuk Simvastatin) adalah obat lini pertama. Namun, beberapa orang yang intoleran terhadap obat golongan statin dan mengalami efek samping, seperti nyeri otot dan gangguan pada perut, bisa menggunakan obat lain semisal golongan fibrate.[3]

    Kontraindikasi

    sunting

    Penyakit hati akut atau peningkatan persisten transaminase serum yang tidak dapat dijelaskan. Tidak boleh digunakan selama masa kehamilan dan menyusui. Simvastatin dosis tinggi juga tidak bisa diminum bersamaan dengan amlodipin. Dosis yang lebih rendah juga dianjurkan pada orang yang menggunakan calcium channel blocker, misalnya verapamil dan diltiazem, serta yang memakai amiodaron.

    Efek Samping

    sunting

    Efek samping yang umum (> kejadian 1%) mungkin termasuk gangguan pencernaan dan eksem. Efek samping yang jarang terjadi meliputi nyeri sendi, kehilangan ingatan, dan kram otot. Hepatitis kolestrol, sirosis hepatik, rabdomiolisis (penghancuran otot dan blokade sistem ginjal), dan miositis telah dilaporkan pada pasien yang menerima obat ini secara kronis. Reaksi alergi serius terhadap simvastatin jarang terjadi. Jika tanda-tanda reaksi alergi yang serius berikut terjadi, segera dapatkan bantuan medis: ruam, hiruk-pikuk gatal/bengkak, pusing, atau kesulitan menelan/bernapas.

    Obat ini telah memberikan efek samping berupa kelemahan otot, efek samping pada kulit berupa dermatitis, dan efek pada saluran pernapasan berupa edema fulmonari akut.[4]

    Interaksi

    sunting

    Simvastatin memiliki interaksi penting dengan jus limau gedang dan obat lain, termasuk beberapa yang biasa digunakan untuk pengobatan penyakit kardiovaskular. Interaksi ini penting secara klinis karena meningkatkan kadar serum simvastatin di atas yang biasanya diberikan oleh dosis maksimum yang dianjurkan. Hal ini meningkatkan risiko kerusakan otot, termasuk efek samping rabdomiolisis yang jarang dan berpotensi fatal.

    Toleransi Kehamilan

    sunting

    FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Simvastatin kedalam kategori X dengan penjelasan sebagai berikut: Penelitian pada hewan atau manusia telah menunjukkan efek buruk pada janin dan/atau terdapat bukti positif berisiko terhadap janin manusia berdasarkan data-data efek samping yang dikumpulkan melalui penelitian atau data pemasaran, dan risikonya terbukti jelas lebih buruk daripada manfaat yang bisa diperoleh. Dengan demikian obat ini kontraindikasi untuk digunakan oleh ibu hamil.

    1. Hiperlipidemia, dosis awal: 10–20 mg sekali sehari pada malam hari. Dapat disesuaikan dengan interval minimal 4 minggu. Maks: 80 mg / hari. 2. Pengurangan risiko penyakit kardiovaskular, Pasien berisiko tinggi: 20–40 mg sekali sehari; Pasien berisiko sedang: 10 mg sekali sehari.

    Referensi

    sunting
    1. 1 2 Simvastatin dari situs MIMS diakses pada 22 agustus 2017.
    2. Simvastatin di database ChemIDplus dari United States National Library of Medicine(NLM)
    3. Kolesterol tinggi Diarsipkan 2017-08-22 di Wayback Machine. dari situs farmasiana, diakses pada 22 agustus 2017.
    4. Dermatomyositis with lung involvement in a patient treated with simvastatin dari ncbi diakses 22 agustus 2017.