Pencurian

tindakan mengambil barang orang lain tanpa izin
(Dialihkan dari Pencuri)

Dalam hukum pidana, pencurian adalah pengambilan properti milik orang lain secara tidak sah tanpa seizin pemilik.[1][2][3] Kata ini juga digunakan sebagai sebutan informal untuk sejumlah kejahatan terhadap properti orang lain, seperti perampokan rumah, penggelapan, larseni,[4] penjarahan, perampokan, pencurian toko, penipuan dan kadang pertukaran kriminal. Dalam yurisdiksi tertentu, pencurian dianggap sama dengan larseni; sementara yang lain menyebutkan pencurian telah menggantikan larseni.

Sepeda yang dicuri dan hanya menyisakan roda yang terkunci
Seorang pemuda mencuri sepasang sepatu bot.

Seseorang yang melakukan tindakan atau berkarier dalam pencurian disebut pencuri atau maling, dan tindakannya disebut mencuri.[1]

Daftar pustaka

sunting
  • Allen, Michael. Textbook on Criminal Law. Oxford University Press, Oxford. (2005) ISBN 0-19-927918-7.
  • Criminal Law Revision Committee. 8th Report. Theft and Related Offences. Cmnd. 2977
  • Griew, Edward. Theft Acts 1968 & 1978, Sweet & Maxwell. ISBN 0-421-19960-1
  • Ormerod, David. Smith and Hogan Criminal Law, LexisNexis, London. (2005) ISBN 0-406-97730-5
  • Maniscalco, Fabio, Theft of Art (in Italian), Naples - Massa (2000) ISBN 88-87835-00-4
  • Smith, J. C. Law of Theft, LexisNexis: London. (1997) ISBN 0-406-89545-7.

Catatan kaki

sunting
  1. 1 2 "Theft". Merriam-Webster. Merriam-Webster, Inc. Diakses tanggal 8 November 2021.
  2. Lehman, Jeffrey; Phelps, Shirelle (2005). West's Encyclopedia of American Law Vol. 10 (Edisi 2). Detroit: Thomson/Gale.
  3. Green, Stuart P.; Kugler, Matthew B. (22 July 2010). "Community Perceptions of Theft Seriousness: A Challenge to Model Penal Code and English Theft Act Consolidation: Community Perceptions of Theft Seriousness". Journal of Empirical Legal Studies. 7 (3): 511–537. doi:10.1111/j.1740-1461.2010.01187.x. S2CID 154850697.
  4. Witus, Morley (2010). "The Paradox of Insurance Coverage for Vandalism but Not Theft". Wayne Law Journal. 56: 1757.

Lihat pula

sunting

Bentuk khusus: