Little Boy
Little Boy adalah sebuah kode nama yang diberikan kepada senjata nuklir yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang pada hari Senin, 6 Agustus 1945. Dia dijatuhkan dari sebuah pesawat B-29 Flying Superfortress bernama Enola Gay yang dipiloti oleh Letkol. Paul W. Tibbets, dari sekitar ketinggian 9.450 m (31.000 kaki). Senjata ini meledak pada 8.15 pagi (waktu Jepang) ketika dia mencapai ketinggian 550 meter.
| Little Boy | |
|---|---|
Model Little Boy pasca perang | |
| Jenis | Senjata nuklir |
| Negara asal | Amerika Serikat |
| Sejarah produksi | |
| Perancang | Laboratorium Los Alamos |
| Produsen |
|
| Diproduksi | 1945–1947 |
| Jumlah produksi | 1 (Perang Dunia II) + 5 (Perang Dingin) |
| Spesifikasi | |
| Berat | 9.700 pon (4.400 kg) |
| Panjang | 10 kaki (3,0 m) |
| Diameter | 28 inci (71 cm) |
| Hulu ledak | Highly Enriched Uranium |
| Berat hulu ledak | 64 kg (141 pon) |
| Daya ledak | 13–16 kiloton TNT (54–67 TJ) |
Little Boy merupakan senjata nuklir pertama dari dua yang pernah digunakan dalam perang.
Mk I "Little Boy" memiliki panjang 3 m, lebar 71 cm, dan berat 4000 kg. Rancangannya menggunakan aturan pistol untuk meledakkan sub-massa kritikal uranium-235 dan tiga U-235 ring target bersamaan untuk menjadi super-massa kritikal, mengawali reaksi berantai nuklir. Dia terdiri dari 60 kg U-235, tetapi hanya 0,7 kg mengalami reaksi fisi nuklir. Uranium diperkaya di pabrik raksasa di Oak Ridge, Tennessee selama Proyek Manhattan.
Ledakan "Little Boy" menghasilkan 13 kiloton TNT, yaitu 5,5×1013 joule = 55 TJ (terajoule).
Sekitar 140.000 orang meninggal sebagai akibat langsung dari ledakan. Korban berikutnya yang juga sangat banyak meninggal akibat jejatuhan nuklir dan kanker Diarsipkan 2011-06-25 di Wayback Machine.. Ibu yang sedang hamil kehilangan anaknya, atau mereka lahir dengan cacat. Pakaian terbakar ke dalam kulit.
Lihat pula
suntingPranala luar
sunting- (Inggris) Little Boy description at Carey Sublette's NuclearWeaponArchive.org

