Jousting (adu tombak) adalah sebuah olahraga pertarungan antara dua orang penunggang kuda yang menggunakan tombak dalam sebuah pertandingan pada Abad pertengahan. Tujuan utama pemain adalah menyerang lawannya dengan tombaknya sambil menunggang ke arahnya dengan cepat. Bila mampu, pemain dapat mematahkan tombak pada perisai atau baju zirah lawan, atau menjatuhkan lawan dari kuda.

Jousting
Penggambaran era Renaisans sebuah ronda adu tombak dengan zirah tradisional, bedasarkan zirah abad pertengahan akhir. (Paulus Hector Mair, De arte athletica, 1540-an)
Pertama dimainkanAbad ke-14, Eropa
Karakteristik
Kontak fisikYa
KategoriHastilude
Tempat bertandingKastil, tiltyard
Keberadaan
Negara atau wilayahEropa

Olahraga ini berasal pada Abad Pertengahan Akhir dan didasari oleh penggunaan tombak oleh tentara berkuda. Permainan ini berubah menjadi olahraga ahli pada Abad Pertengahan Akhir, lalu masih digemari di kalangan bangsawan di Inggris dan Jerman disepanjang abad ke-16 (sementara di Prancis, jousting dihentikan setelah kematian Raja Henry II dalam sebuah musibah pada tahun 1559).[1] Di Inggris, jousting menjadi adalah acara puncak pada pesta Hari Pemahkotaan Elizabeth I dan James I, bahkan juga disertakan dalam perayaan perkawinan Charles I.[2]

Permainan adu tombak dihentikan karena popularitas olahraga berkuda lainnya pada abad ke-17, tetapi kemahiran tanpa sentuhan dari "pancang tenda" masih hadir. Olahraga lawan tombak pernah dikembalikan secara sementara dalam bentuk pertunjukan sejak 1970-an.

Referensi

sunting
  1. Barber, Richard; Barker, Juliet (1 January 1989). Tournaments: Jousts, Chivalry and Pageants in the Middle Ages. Boydell. hlm. 134, 139. ISBN 978-0-85115-470-1.
  2. Young 1977, hlm. 201–8.