Aksara Osmanya (bahasa Somali: [Cismaanya] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan); Osmanya: Templat:Script/Osmanya), dikenal pula dengan nama Far Soomaali ("huruf Somali") dan Al-kitabah al-'usmaniyyah, adalah aksara tulisan yang biasa digunakan untuk menulis bahasa Somali. Aksara ini diciptakan antara tahun 1920 dan 1922 oleh Osman Yusuf Kenadid dari kabilah Majeerteen Darod, anak dari Sultan Yusuf Ali Kenadid dan saudara dari Sultan Ali Yusuf Kendadid dari Kesultanan Hobyo.[1]

Osmanya
𐒍𐒖𐒇𐒂𐒖 𐒋𐒘𐒈𐒑𐒛𐒒𐒕𐒖
Jenis aksara
BahasaBahasa Somali
Disiarkan
1920-1922
Periode
c.1922 — c.1972
Arah penulisanKiri ke kanan
ISO 15924
ISO 15924Osma, 260 Sunting ini di Wikidata, Osmanya
Pengkodean Unicode
Nama Unicode
Osmanya
U+10480U+104AF
Mesin ketik dengan huruf Osmanya, dari Somaliland Britania Raya

Sejarah

sunting

Ketika Osmanya telah cukup diterima secara luas di Somalia serta segera setelahnya terbentuk suatu lembaga sastra, terbukti bahwa ternyata sangatlah sulit untuk menyebarluaskannya, yang terutama disebabkan adanya persaingan ketat antara penulisan arab yang telah jauh lebih lama dikenal dengan aksara somalia yang dibuat berdasarkan aksara latin oleh ahli bahasa Somalia, Shire Jama Ahmed, yang baru mulai berkembang.

Seiring tumbuhnya perasaan nasionalisme, ditambah juga karena aksara kuno asli Somalia pun telah lama punah, penyerapan bahasa penulisan yang telah dikenal secara umum untuk bahasa Somalia menjadi pokok bahasan yang penting. Setelah masa kemerdekaan, tidak banyak kemajuan yang dicapai dalam persoalan ini, dikarenakan perbedaan pendapat manakah di antara aksara arab atau latin yang selayaknya dipakai.

Pada bulan Oktober 1972, dengan mempertimbangkan mengenai kesederhanaannya, kenyataan bahwa aksara ini telah digunakan dan terbukti secara baik mampu menghasilkan semua bunyi dalam bahasa somalia, serta alat-alat dan mesin ketik yang dirancang dengan penggunaan aksara ini telah tersebar luas, pemerintah Somalia dalam hal ini presiden Mohamed Siad Barre, secara sepihak memilih untuk menggunakan aksara latin untuk penulisan di Soalia, bukannya aksara arab ataupun osmanya. Pemerintahan Barre selanjutnya meluncurkan kampanye besar-besaran guna mengukuhkannya. Hal ini pada akhirnya mengakibatkan penolakan keras untuk menggunakan aksara osmanya.

Penjelasan

sunting

Arah baca dan penulisan aksara osmanya adalah dari kiri ke kanan. Nama-nama huruf didasarkan pada nama-nama huruf pada aksara arab, dan untuk vokal panjang uu dan ii dituliskan dengan huruf waaw dan yaa.

OsmanyaNamaLatinIPA OsmanyaNamaLatinIPA OsmanyaNamaLatinIPA
𐒀alef[ʔ] 𐒁bab[b] 𐒂tat[t]
𐒃jaj[tʃ] 𐒄xax[ħ] 𐒅khakh[χ]
𐒆deeld[d] 𐒇rar[r] 𐒈sas[s]
𐒉shiinsh[ʃ] 𐒊dhadh[ɖ] 𐒋caync[ʕ]
𐒌gag[g] 𐒍faf[f] 𐒎qaafq[ɢ]
𐒏kaafk[k] 𐒐laanl[l] 𐒑miinm[m]
𐒒nuunn[n] 𐒓waww[w, ʉː, uː] 𐒔hah[h]
𐒕yay[j, iː, ɪː] 𐒖aa[æ, ɑ] 𐒗ee[e, ɛ]
𐒘ii[i, ɪ] 𐒙oo[ɞ, ɔ] 𐒚uu[ʉ, u]
𐒛aaaa[æː, ɑː] 𐒜eeee[eː, ɛː] 𐒝oooo[ɞː, ɔː]
Digit0123456789
Osmanya 𐒠 𐒡 𐒢 𐒣 𐒤 𐒥 𐒦 𐒧 𐒨 𐒩

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting